Tuesday, December 12, 2017

Kumpul Kebo itu Perlu

Simo Sendiko - Minggu sore saya menghadiri undangan kumpulan pemuda harapan bangsa yang diselenggarakan oleh komunitas Simo Sendiko di Desa Blagung, Kecamatan Simo, Boyolali.

Pemuda yang tergabung di komunitas ini sebagian besar isunya para jomblowan dan jomblowati yg sedang resah menghadapi kenyataan. Ada yang resah menanti jawaban, resah kok lama tak ada yg nembak, resah tak berani datang pada mertua, resah dengan skripsinya, dan keresahan lain khususnya mensikapi situasi negeri bagian Kecamatan Simo. 

Meski acara kumpul bareng ini bukanlah ajang cari jodoh, namun sangat terasa beberapa orang saling lempar pandang. Tapi bagi saya pribadi, pandangan paling asik adalah ketika beberapa orang dari peserta obrolan memberikan sekian banyak gagasan tentang berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan oleh jamaah ini. 

Meski sederhana, gagasan mengadakan arisan tiap bulan patut direalisasikan. Acara arisan bisa menjadi pengikat untuk tetap bisa bertemu secara rutin dari tiap-tiap anggota. Dari pertemuan-pertemuan rutin ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk penggalian ide, perencanaan kegiatan, mengeksekusi kegiatan, maupun evaluasi jegiatan yang akan dan telah dilaksanakan.

Pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi kegiatan, diantaranya adalah penggalangan buku dan sarana perpustakaan untuk 13 desa di Kecamatan Simo; menyelenggarakan workshop/diskusi tema tertentu ke sekolah-sekolah; penyelenggaraan event seni; riset & pengembangan potensi wisata-budaya; dan penguatan branding Simo sebagai Kota Pelajar.

Simo pada tahun 1985 telah ditetapkan sebagai Kota Pelajar (tingkat kecamatan) oleh pemerintah saat itu. Hal ini ditandai dengan didirikannya patung pelajar yang hingga saat ini masih berdiri kokoh di perempatan Tegal Rayung Simo. Predikat sebagai Kota Pelajar diberikan karena pada tahun tersebut sebagian besar pemuda sudah lulus SLTA, ada yg jadi sarjana, bahkan jadi doktor.

Sebagai salah satu pegiat di Tumpi Readhouse, sayapun turut "horny" dengan berbagai rencana komunitas ini. Akhirnya saya meng-iya-kan untuk bergabung mewujudkan semua mimpi yg ada. Semoga bisa kuat dan tetap konsisten.. khususnya ikut arisan 50rb-an yg akan diselenggarakan tiap bulan, jujur ini semua karena hp saya sudah waktunya ganti yg baru.. itu saja. (Joko Narimo)

Simo Sendiko

Author & Editor

Simo Sendiko adalah gerakan. Usaha untuk mengajak semua pihak untuk ambil bagian dalam kegiatan kolaboratif pada berbagai aspek potensial yang terdapat didalam wilayah kecamatan Simo.

0 komentar:

Post a Comment